Rencana Ada
Pengalihan Agen
KUALATUNGKAL – Buntut ditahannya agen minyak tanah terbesar, IR, oleh Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) beberapa waktu lalu, distribusi minyak tanah di sejumlah desa macet.
Hal ini dibeberkan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kopperindag) Tanjab Barat As’adudin melalui Kasubdin Perdangan Nuzul Karim kepada koran ini, kemarin.
“Distribusi minyak tanah macet. Gara-gara agen IR ditahan, warga banyak yang mengeluh,” ungkap Nuzul.
Sementara ini, guna menyiasati macetnya distribusi minyak tanah ke masyarakat, pihaknya telah melayangkan surat ke Pertamina Jambi untuk mengambil kebijakan lain. Salah satunya, mengalihkan distribusi ke agen lain.
Tetapi, setelah surat disampaikan ke Pertamina, hingga kini, katanya, belum ada informasi dari pihak Pertamina. “Jawaban dari Pertamina belum ada, kita tinggal tunggu keputusan mereka. Yang jelas, minyak tanah harus kembali lancar ke masyarakat,” bebernya, lagi.
Seperti diberitakan, sejak kasus penyimpangan distribusi minyak bersubsidi berhasil dikupas jajaran Polres Tanjab Barat, telah terjadi penahanan terhadap tersangka agen minyak skala besar yang biasa beroperasi di Tanjab Barat. Yakni, IR. IR hingga kini masih ditahan di Polres guna kelancaran penyidikan.
Dikonfirmasi, Adryan, Pemasaran Pertamina Jambi, yang baru saja dipindahtugaskan ke Surabaya, menjelaskan bahwa sebenarnya pihaknya telah mengalihkan distribusi minyak ke Iswana Migas.
“Sementara kita alihkan distribusi via Iswana Migas, menunggu keputusan dari pengadilan,” tandas Ardyan singkat, dikonfirmasi via ponselnya, kemarin.
Juli 7, 2009 pukul 12:19 pm |
mohon informasi-nya mengenai agen minyak tanah di Jambi yg bernama PT. Haula Buana Com dan PT. Amanah Jaya. Apa mereka masih menjadi agen untuk minyak tanah di wilayah jambi dan bagai mana kredibilitas mereka disana. termikasih atas bantuan dan kerjasamanya. Email: syams_19@yahoo.co.id