Yang tercecer…

Juni 20, 2008

Pas lagi ngecek email ku, eh tahu-tahu dapat puisi yang dah lama aku tulis. Tapi lupa mengarsipkannya.

—————

Sintesis
:Wulan

Aku ingin teriak keras-keras, tetapi tak ada gunung
yang sanggup mendengar suaraku. Aku ingin memanjat
gelisah kesendirian ini menuju bianglala yang
terpeleset di tabir senja, lagi-lagi ketinggian
membuat aku gamang lalu memaksaku turun ke lembah
terendah kesunyian.

Pernah juga kucari selendang awan di balik wajah
Wohler, ataupun Urea hasil pemanasan amonium sianat di
tujuh lubang tanah merah ini. Tak ada yang berlebih
jika tumbuh-tumbuhan itu ceria dan mengangguk-angguk
senang atas keberhasilan kimia sintesis menghidupkan
mereka. Tapi hujan asam membuat kulitku mengkerut,
pucat dan dingin sangat.

Zat-zat organik itu, sangat busuk sayang. Sebusuk
hatiku yang kelu dingin dan butuh transplantasi rindu.
Tapi hati ini bukan senyawa yang bisa dibuat
dilaboratorium, ataupun atom-atom terstruktur itu!

Aku butuh kau, tolong aduk aku ke dalam bejana
hidupmu. Jadikan aku urea yang terbaik bagi hatimu.

Jambi, Agustus 2004


Lagi, Polres Amankan 3 Ton Gula Ilegal

Juni 1, 2008

Di Sebuah
Gudang Milik
PT RGSR

KUALATUNGKAL – Untuk ke-6 kalinya, jajaran Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) berhasil mengamankan 3 ton gula ilegal di sebuah gudang milik PT RGSR, di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tungkal Ulu, Tanjab Barat, kemarin (1/6) sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca entri selengkapnya »