RSS

Wabup: “Polemik ini Terlambat”

19 Feb

Terkait Kisruh
Dusun Mudo-
Rantau Badak

Rantau Badak KUALATUNGKAL – Kisruh penetapan ibukota kecamatan Muara Papalik, sebagai kecamatan hasil pemekaran Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), ditanggapi HM Yamin, SHHM Yamin, SHdingin oleh Wakil Bupati Tanjab Barat HM Yamin.

Menurut pandangan Yamin, semestinya tidak ada lagi persoalan yang muncul dari penetapan ibukota kecamatan Muara Papalik. Alasannya, penenetapan ibukota kecamatan itu sudah dilakukan sejak jauh hari dan melalui pembahasan yang cukup alot.           

Menanggapi adanya polemik beberapa waktu terakhir, berasal dari beberapa kelompok warga Dusun Mudo, desa yang berdekatan dengan Desa Rantau Badak (ditetapkan sebagai ibukota kecamatan Muara Papalik), menurutnya itu tindakan yang semestinya tidak dilakukan.           

“Sebenarnya tidak ada masalah. Kenapa polemik ini terlambat. Bukankah pembahasan ibukota kecamatan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari?” ungkap HM Yamin, Wabup Tanjab Barat, kepada koran ini, kemarin.           

Untuk diketahui, pemekaran kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat, sebenarnya sudah menjadi agenda Pemkab Tanjab Barat dan DPRD Tanjab Barat guna mempercepat pertumbuhan masing-masing wilayah. Terakhir, Pemkab sudah mengusulkan rancangan peraturan daerah (raperda) terkait pemekaran kecamatan se-kabupaten Tanjab Barat.            

Raperda itu pun, sudah dibahas oleh DPRD Tanjab Barat sejak Januari 2008 lalu. Dari 5 kecamatan, hanya 1 kecamatan yang bermasalah di segi penetapan ibukota kecamatan. Yakni, Kecamatan Merlung. Bagaimana perkembangan terakhir raperda pemekaran di dewan Tanjab Barat? Sudahkah disahkan menjadi perda dengan ketetapan, Desa Rantau Badak sebagai ibukota kecamatan Muara Papalik?           

Ternyata, setelah dikonfirmasi ke ketua pansus I DPRD Tanjab Barat, H Amrin, perda pemekaran kecamatan malah ditunda penetapannya. Menurut Amrin, jika masih ada masalah, otomatis pihaknya belum bisa mensyahkan raperda itu sebagai perda.

“Kalau tidak bermasalah, sudah tentu kita sahkan. Tapi karena bermasalah, ya terpaksa kita tunda dulu,” tegas Amrin, anggota dewan asal Desa Dusun Mudo ini, kemarin.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 19, 2008 in News Terkini

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: