RSS

Kapal Latih SMK Kelautan Bermasalah

06 Apr

Diduga Tak
Sesuai Standar

KUALATUNGKAL – Kapal latih milik SMK Kelautan Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang diadakan pada tahun 2007 lalu, menuai masalah. Menurut sumber koran ini, kapal itu diduga tak sesuai tandar yang sudah diterapkan departemen pendidikan RI.

Apalagi, kapal latih yang kini tertambat di Pelabuhan Perikanan Tanjab Barat itu, dinilai tidak sesuai kondisi yang seharusnya. “Kapal itu sepertinya tidak sesuai standar, mestinya dibeli dengan bahan fiber, bukan kayu,” ungkap sumber koran ini, seorang anggota dewan pendidikan Tanjab Barat, yang tak mau disebut namanya, beberapa hari lalu.

Menurut sumber itu, kapal latih milik SMK Kelautan tersebut, kondisinya kini sudah memprihatinkan. Apalagi, akhir-akhir ini kapal dikeluhkan seringkali mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dipakai bagi keperluan praktek siswa-siswa di sekolah tersebut.

Mendapat informasi soal kapal latih itu, koran ini langsung melakukan investigasi di pelabuhan ikan. Ternyata, kapal latih milik SMK Kelautan memang benar masih tertambat di pelabuhan tersebut dengan kondisi kayu-kayunya sudah mulai lapuk.

Menurut sumber lain, yang ditemui di pelabuhan ikan tempat kapal latih milik SMK itu ditambatkan, memperkirakan bahwa umur kapal sudah lewat dari 3 tahun. Jika dibeli dari anggaran DAK Diknas tahun 2007, berarti kapal diduga dibeli dalam keadaan separuh pakai, alias bukan dalam kondisi baru.

Jasril, Kepala SMK Kelautan Tanjab Barat, ditemui di sekolahnya tidak berada di tempat. Ditemui koran ini di kediamannya, komplek BTN, Jalan Bangkinang Ujung, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, beberapa hari lalu, diakui istrinya tidak sedang berada di rumah.

“Bapak dari tadi pengajian, belum pulang sampai sekarang,” ungkap seorang wanita yang mengaku istri Jasril, ditemui di rumahnya, beberapa hari lalu.

Sementara, Andi Tandra, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Tanjab Barat, mengaku tidak tahu soal kapal latih SMK Kelautan tersebut. Kata Andi, pengadaan kapal latih itu tanpa sepengetahuan pihaknya.

“Itu lah, semestinya kalaupun diadakan langsung dari departemen, kita kan dikasih tahu juga. Tapi nyatanya, kita tidak pernah diberi tahu soal kapal itu,” ungkap Andi Tandra, Kadiknas Tanjab Barat.

Menurutnya, informasi yang diterimanya, pengadaan kapal latih memang ada dari departemen pendidikan nasional. Dua daerah yang dapat, yakni, kabupaten Tanjab Barat dan kabupaten Tanjab Timur. “Saya belum tahu sepenuhnya, nanti lah kita selidiki dulu,” beber Andi, lagi.

Wahidin, Kasubdin Dikmen di Diknas Tanjab Barat, lagi-lagi mengaku tak mengetahui soal pengadaan kapal latih SMK Kelautan yang diduga bernilai lebih dari Rp 100 juta tersebut. Begitupun Sukardi, Ketua Dewan Pendidikan Tanjab Barat, juga mengaku tak tahu persoalan kapal latih milik SMK kelautan tersebut.

“Saya tidak tahu, coba tanya kepala sekolahnya langsung,” ungkap Sukardi, dihubungi via ponselnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 6, 2008 in News Terkini

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: