RSS

Polisi Kembali Amankan Gula Ilegal

21 Mei

Ditemukan 15
Ton Gula
Tak Bertuan

KUALATUNGKAL – Jajaran polisi resort (Polres) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), kembali mengamankan gula pasir sekitar 15 ton di Dusun Sungai Lanjut, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tungkal Ulu, Tanjab Barat, pada Rabu (21/5).

Menariknya, gula pasir sebanyak sekitar 300 karung itu, ditemukan aparat kepolisian tergeletak begitu saja di semak-semak belukar, jarak 1 kilometer dari jalan poros di Desa Tebang Tinggi.

Pada saat ditemukan petugas pada Rabu 21 Mei 2008 sekitar pukul 06.00 WIB, 300 karung gula pasir tersebut teronggok di semak-semak dengan dibungkus lapisan terpal. Pada saat pengamanan gula, petugas tak menemukan seorangpun yang tengah berada di lokasi.

“Gula itu dibiarkan tergeletak begitu saja di semak-semak. Kita tidak menemukan orang ataupun kendaraan di TKP,” beber Kapolres Tanjab Barat AKBP Dul Alim, melalui Kasatreskrim Polres AKP Ilyan Candra, kepada koran ini, kemarin (21/5).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ditenggarai gula seberat 15 ton itu, diangkut oleh beberapa unit mobil truk jenis fuso. Namun, ketika di lokasi, petugas tak ditemukan fuso dimaksud.

Sementara, melihat praktek baru atas perlakuan gula yang seolah-olah dibiarkan begitu saja di semak-semak itu, pihak Polres menilai ada modus baru yang diterapkan pelaku penyelundupan gula. Yakni, membiarkan gula tersebut di semak hingga situasi dirasa mereka normal.

Gula temuan yang ketiga kalinya di wilayah hukum Tanjab Barat itu, langsung diamankan Polres Tanjab Barat di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, gula tersebut belum dipindahkan ke Mapolres Tanjab Barat maupun Mapolda Jambi. Menariknya, merek gula yang ditemukan di Desa Tebing Tinggi itu, ternyata sama persis dengan merek yang diamankan Polres Tanjab Barat beberapa waktu lalu. “Mereknya masih sama dengan yang kemarin,” tegas Ilyan, lagi.

Siapakah pemilik gula tersebut? Adakah kaitannya dengan temuan gula di lokasi berbeda beberapa waktu lalu? Pihak Polres Tanjab Barat menegaskan bahwa mereka belum mengetahui siapa pemilik gula di Desa Tebing Tinggi itu.

“Kalau soal kaitannya dengan tangkapan gula illegal beberapa waktu lalu, kita belum bisa menyimpulkannya. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

3 Saksi Mulai Dipanggil

 Penyelidikan kasus gula illegal yang ditemukan di gudang milik Penghai, di Parit Gompong, Jalan Sri Sudewi, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjab Barat, sebanyak 72 ton beberapa hari lalu, oleh Polres Tanjab Barat, mulai intensif.

 Kemarin, Polres mulai memanggil 3 saksi yang terlibat dalam aksi penyelundupan gula illegal dari Dumai, Riau tersebut. Ketiga saksi yang dipanggil Polres untuk diminta keterangan, yakni, Penghai (pemilik gudang), H Hamid (pemilik sebuah truk pengangkut gula) dan Yeni (karyawan tersangka Ajing).

 Dua dari 3 saksi sudah dipanggil, namun keduanya, Penghai dan H Hamid belum memenuhi panggilan Polres Tanjab Barat. Informasi diterima Polres, Penghai sedang berada di Singapura sedangkan H Hamid dalam kondisi sakit.

 Sementara Yeni, direncanakan akan dipanggil pada Jumat 23 Mei 2008 nanti. “Dua sudah kita panggil, satu pada Jumat nanti. Ketiganya akan kita mintai keterangan,” ungkap Kapolres Tanjab Barat AKBP Dul Alim melalui Kasatreskrim Polres AKP Ilyan Candra, kemarin (21/5).

  Dari pemeriksaan terhadap tersangka Ajing, petugas masih mendapat keterangan yang sama. Soal pengakuan Ajing, bahwa dialah yang sebenarnya pemilik gula illegal dari negara luar tersebut. Namun, pihak Polres hingga kini masih menunggu penyidikan soal kejelasan ekspedisi PT Sakura sebagai pihak yang memberi jasa angkut gula illegal di Parit Gompong itu.

 Terakhir, Polres sudah membentuk tim untuk diturunkan ke Riau, mencari tahu soal kejelasan PT Sakura itu. “Selain itu kita tetap kejar kemungkinan ada pihak yang memasok dana kepada para pelaku,” tandasnya.(*)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 21, 2008 in News Terkini

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: