RSS

Rehat Dulu…

03 Jul

Pas browsing, aku ketemu web yang bikin seger… ger… Jadi paste-in aja ke mari… mudah2an bikin yang baca ngakak!
——
Mau Makan

Seorang lelaki masuk ke sebuah restoran. Kemudian dia bertanya kepada si pelayan.

“Ayam ada?”

“Ada!”

“Kambing ada?”

“Ada!”

“Bebek ada?”

“Ada!”

“Kalau begitu, suruh ke luar semua sekarang! saya mau makan.

—–
Cari Makan Sendiri

Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor sapi.

Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan bertanya “Setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?”

Peternak “Oh saya beri makan rumput-rumput saja.”

“Kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini secara tidak layak.” kata si petugas. “Bapak saya denda 2 juta.”

Akhirnya selang beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini?” kata si petugas.

Si peternak menjawab “Saya beri makan keju, hamburger dan susu.”

“Kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan di luar batas sewajarnya!!” kata si petugas.

Akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini…??” tanya si petugas.

Akhirnya karena takut didenda lagi si peternak menjawab “Begini pak setiap hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga ribu rupiah, terserah mereka mau makan di mana…!!”

—–
Bangun Jam Sembilan

Seorang kakek tua pergi menjumpai dokternya.

Kakek: “Saya menemui persoalan dalam menunaikan hajat dok.” kata si kakek tersebut mengeluhkan masalahnya.

Dokter: “Hmm, mari saya periksa, kata dokter. Bagaimana dengan buang air kecil?”

Kakek: “Setiap pagi seperti anak bayi…”

Dokter: “Bagus… terus bagaimana dg buang air besar?”

Kakek: “Setiap pagi jam delapan, dok!”

Dokter: “Wah itu juga bagus sekali! Nahh… sekarang di mana persoalannya sehingga anda merasa bermasalah dengan hal ini?”

Kakek: “Masalahnya saya bangun jam sembilan, Dok!”

Dokter: “??!@*&^%

—–
Buang Air

Si kecil Bobby didekati oleh penjaga kolam renang di sebuah kolam renang awam dan berkata, “Kamu tidak boleh buang air kecil di kolam renang ini! Kalau kamu masih berbuat demikian, aku akan melaporkan perbuatanmu ini kepada ayah dan ibumu!”

“Tapi banyak orang yang membuang air kecil di kolam renang.”

“Mungkin saja iya.” kata si penjaga kolam, “Tapi tidak dari papan loncat.”

—–
Mencelupkan Tangan ke Kolam Istri

Sepasang suami istri yang baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.

Pada saat tengah membaca tersebut, si suami berhenti sejenak, memasukkan tangannya ke dalam celana isterinya dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut. Lantas ia meneruskan bacaannya. Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali sehingga lama-kelamaan isterinya menjadi terangsang. Tak lama kemudian, istrinya bangun, duduk pada badan suaminya serta mulai membuka baju dan celananya.

Suaminya menjadi heran dengan perbuatan isterinya ini dan bertanya, “Apa-apaan ini? Kok lepas baju segala sih?”

Jawab istrinya, “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini…”

“Ah, nggak sama sekali kok!”, jawab suaminya.

“Lantas, kenapa kau melakukan itu terus-menerus?”

“Aku cuma membasahkan jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini.”

“Kurang azaaarrr…!!!”

—–
Suatu hari, Fulan berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya. Fulan bertanya dengan takjub.

Fulan: “Pak, boleh nanya nih?”

Gembala: “Boleh.”

Fulan: “Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”

Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”

Fulan: “Mmmm… Yang hitam dulu deh…”

Gembala: “Oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah.”

Fulan: “Ohh… kalo yang putih?”

Gembala: “Yang putih juga…”

Fulan: “Hmmm… kambing- kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?”

Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”

Fulan: “Mmmm yang hitam dulu deh…”

Gembala: “Oh, kalo yang hitam, 4 km sehari.”

Fulan: “Kalo yang putih?”

Gembala: “Yang putih juga…”

Si Fulan mulai gondok…: “Kambing ini, menghasilkan banyak bulu nggak pak, pertahunnya? ”

Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”

Fulan: “(dengan kesalnya) Yang hitam dulu deh…”

Gembala: “Oh, yang hitam, banyak… 10 kg/th”

Fulan: “Kalo yang putih…?”

Gembala: “Yang putih juga”

Fulan: “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA???”

Gembala: “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya…”

Fulan: “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi… kalo yang putih?”

Gembala: “Yang putih juga”

Fulan: #$@%!!??

—–
Buku Tidak Bermutu

Yuni masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan tersebut sambil berkata, “Saya mau komplain!”

“Ada apa, Nona?” sang petugas perpustakaan balik bertanya.

“Minggu lalu aku meminjam sebuah buku dari perpustakaan ini, dan buku tersebut sangat tidak bermutu!” jelas Yuni.

“Memangnya kenapa, Nona?”

“Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apapun padahal ada banyak nama orang di dalamnya!”

Petugas perpustakaan itu langsung terbelalak dan berkata, “Aha …. Jadi Andalah orang yang membawa buku telepon kami yang hilang minggu lalu!”

—–
Perampok

Mengira rumah sedang kosong, seorang pencuri masuk ke dalam. Ternyata di dalam kamar ada pasangan suami istri pemilik rumah itu.

“Siapa namamu?” ujar pencuri sambil mengancam si wanita.

“E-E-Elizabeth.” ujarnya.

“Ini hari keberuntunganmu,” katanya. “Saya tidak bisa menembak orang yang bernama Elizabeth karena itu adalah nama ibu saya tersayang.” Dia menoleh ke arah sang suami, “Siapa namamu?”

“Nama saya Harry,” ujar si pria. “T-T-Tapi orang memanggil saya Elizabeth.”

—–
Pencuri

Seorang pencuri yang sangat ahli membobol bank di mana keahlian utamanya adalah memecahkan kode rahasia pintu lemari besi. Ia selalu bekerja sendiri tanpa dibantu anak buah atau asistennya. Suatu ketika, ketika di tengah malam memasuki sebuah bank yang baru 1 minggu dibuka.

Sebuah lemari penyimpanan dengan nomor pengaman yang paling canggih berhasil dibukanya. Namun ia sedikit heran, karena di sana tidak terdapat uang sama sekali, melainkan cawan-cawan berisikan puding warna susu. Ruangannya pun dingin sekali. Akhirnya ia memutuskan untuk memakan puding-puding tersebut sebelum membuka lemari besi lainnya.

Karena lapar, ia habiskan semua puding di lemari besi pertama. Lemari
besi kedua berhasil dibuka, kembali ia temukan puding dalam cawan-cawan plastik. Seluruh lemari ada 5 unit, dan kesemuanya berisi puding, dan ia menghabiskan banyak sekali puding. Namun ia dengan kekenyangan pulang ke rumah dan masih agak heran, kenapa bank itu tidak menyimpan uang sama sekali.

Atau mereka memang sudah mengetahuinya akan dicuri? “Ah biarlah, yang penting aku kenyang!” serunya. Keesokan paginya, dengan setengah mengantuk ia terbangun karena suara koran masuk ke dalam rumahnya melalui celah jendelanya. Sambil terkantuk ia membuka lembaran koran dan terpana melihat Head Line di halaman pertama dengan judul bertuliskan dengan huruf yang besar-besar. “BANK SPERMA KEBOBOLAN”.

—–
Pelupa

Di sebuah ruang periksa, seorang pasien masuk ke dalam ruangan tersebut.

Pasien: “Dokter, saya punya keluhan yaitu jadi pelupa!”

Dokter: “Coba ambil nafas!”

Pasien: “Ambil apa dok?”

Dokter: “Nafas. Nah sejak kapan Anda punya keluhan seperti itu?”

Pasien: “Keluhan apa dok?”

—–

Thanks to http://www.malau.net

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 3, 2008 in Refreshing

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: