RSS

Kejari Menuai Banyak Dukungan

05 Agu

Terkait Penyidikan
Kasus DAK
Di Diknas Tanjab Barat

KUALATUNGKAL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), menuai banyak dukungan dari berbagai pihak, terkait penyidikan kasus dana alokasi khusus (DAK) di Diknas Tanjab Barat tahun 2007.

Dukungan moril itu datang dari beberapa anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Tanjab Barat, yang menilai langkah Kejari Kualatungkal sangat tepat ditilik dari penegakan supremasi hukum.

Apalagi selama ini kasus-kasus dugaan korupsi, acapkali tidak diproses oleh lembaga hukum yang berwenang menyidik tindak pidana khusus tersebut. “Kita salut untuk Kejari, memang harus begini supaya supremasi hukum bisa berjalan di kabupaten ini,” tegas Indramawan, Ketua Komisi I DPRD Tanjab Barat diamini beberapa rekannya, kemarin (4/8).

Anggota DPRD Tanjab Barat yang lain, H Syaefuddin Marzuki, H Nasir dan Suhatmeri, ikut menyuarakan dukungannya terhadap langkah tegas Kejari yang telah menetapkan Kadiknas Tanjab Barat Andi Tandra Cs sebagai tersangka pada kasus itu.

Bahkan, H Udin—sapaan H Syaefuddin Marzuki–, menyarankan agar pihak Kejari bisa menerapkan tindakan tegas ini tanpa pandang bulu atau tebang pilih. Kata H Udin, masih banyak kegiatan-kegiatan di pemerintahan kabupaten Tanjab Barat yang berindikasi korupsi atau penyimpangan.

Dugaan penyimpangan itu sebagian besar berada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tanjab Barat. “Kita harap Kejari tidak saja menyorot Diknas, tapi juga PU. Soalnya di sana banyak mengandung masalah,” beber H Udin.

Misalnya, sambung H Udin, pembangunan jalan dua jalur di Merlung (anggaran Rp 7 miliar), jembatan parit 5 (Rp 9 miliar), mess Pemda di Merlung (Rp 4,2 M), jembatan bahari (6,4 M), tiang PLN (Rp 2 M), overlay dalam kota (Rp 3 M) dan Intek air bersih (Rp 10 M).

“Dari temuan kita, semua pekerjaan itu bermasalah. Jadi kita harap yang ini juga bisa diproses secara hukum. Selain itu Kejari jangan sebatas penetapan tersangka, harus ada tindaklanjutnya,” tambah Indramawan, lagi.

Haidan Achmad, Kasipidsus Kejari Kualatungkal yang juga Plh Kajari, menegaskan bahwa pihaknya konsisten dalam menangani kasus DAK di Diknas tersebut. Meskipun, hingga kini belum bisa menetapkan soal penahanan tersangka.

“Kita masih proses, ini kan baru jadi belum banyak yang bisa diinfokan,” tandas Haidan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 5, 2008 in News Terkini

 

Tag: , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: