RSS

Aku, Rakyat (yang mau muntah!)

01 Apr

Akhir-akhir ini aku mau muntah. Muntah yang banyak, bahkan mungkin sampai terberak-berak darah. Karena, akhir-akhir ini, aku muak mendengar banyak orang terus-terusan menyebut namaku, mengelu-elukan keberadaanku, mengangkat-angkat derajatku dan mengemis-ngemis suaraku karena aku, rakyat, yang entah sudah berapa lama dilupakan.

Ya, akhir-akhir ini aku mau muntah! Muntah yang banyak, sangat banyak hingga kalian tak akan sanggup menampungnya dalam wadah apapun. Sebab aku tahu, bahwa esok, setelah kini kalian agung-agungkan aku, kalian sanjung-sanjungkan, kalian andal-andalkan dan kalian jual-jual dengan harga murah, aku, akan tetap seperti ini.

Berkutat dengan perjuangan sendiri, peluh sendiri, nasib sendiri dan takdir sendiri di bawah himpitan harga hidup yang terus meroket, mencekik dan perlahan-lahan membunuh dengan kepastian yang tak terbantahkan.

Sementara kalian, yang tadinya menyebutku, mengagungkanku, menyenandungkanku, mengelu-elukanku dan mengangkat-angkat derajatku, telah berlari, bersembunyi dan berdiam diri dengan kejayaan yang telah kalian prediksi dari awal. Lalu apa yang tersisa dari aku? Kecuali aku, rakyat, ya, seperti itu-itu saja dan begini-begini terus.

Karena itu, aku muak, sangat muak. Izinkan aku muntah sebelum kalian muntah menertawakan kebodohanku yang seperti itu-itu saja sepanjang waktu!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 1, 2014 in Curahan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: